Manajemen Keuangan UMKM di Era Digital: Literasi, Inklusi, Digitalisasi, Financial Technology, dan Keberlanjutan
Rp85,000
- Penulis :
1. Ni Luh Putu Nita Yulianti, S.E., M.M.
2. Dr. Putri Inggrid Maria Risamasu, S.E., M.M
3. Dr. Syahruddin, M.Si.
4. Apolinaris s Awotkay S.E., M.M.
5. Caecilia Henny Setya Wati, S.E., M.Si.
6. Adi Maulana Rachman, S.E., M.Si. - Editor: Dr. Mohamad Gita Indrawan, S.T., M.M.
- Kategori : Buku Referensi
- ISBN : dalam Pengajuan
- Ukuran : 15,5 cm x 21 cm
- Halaman : vii, 235 hlm
- Ketersediaan : Pesan Dulu
- Tahun : 13 Oktober 2026
"Innovation is the specific instrument of entrepreneurship. It is the act that endows resources with a new capacity to create wealth."
— Peter F. Drucker (1985),
Pakar manajemen modern dan pemikir kewirausahaan,
Buku Manajemen Keuangan UMKM di Era Digital: Literasi, Inklusi, Digitalisasi, Financial Technology, dan Keberlanjutan menguraikan pentingnya transformasi pengelolaan keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi perkembangan teknologi, perubahan perilaku ekonomi, dan persaingan bisnis yang semakin dinamis. Pembahasan diawali dengan konsep dasar manajemen keuangan UMKM di era digital, penguatan literasi keuangan, perluasan inklusi keuangan, serta peningkatan akses terhadap sumber pembiayaan formal maupun digital. Buku ini juga mengkaji perilaku keuangan sebagai faktor penting dalam pengambilan keputusan usaha, termasuk hubungan antara literasi, inklusi, dan perilaku keuangan dalam menentukan kualitas pengelolaan finansial. Selanjutnya, pembahasan diarahkan pada digitalisasi sistem keuangan dan pemanfaatan financial technology (fintech) sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi transaksi, kemudahan akses pembiayaan, transparansi pencatatan, dan efektivitas pengambilan keputusan keuangan. Aspek pembiayaan, risiko kredit, dan keputusan kredit UMKM turut dibahas untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya keseimbangan antara kebutuhan modal, kemampuan pembayaran, serta pengendalian risiko dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan usaha.
Lebih jauh, buku ini menempatkan kesejahteraan keuangan (financial well-being) sebagai salah satu tujuan utama pengelolaan keuangan UMKM yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada ketahanan finansial dan peningkatan kualitas hidup pelaku usaha. Perspektif keberlanjutan dikembangkan melalui pembahasan green economy dan sustainable finance, yang mengintegrasikan pertimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam aktivitas bisnis dan keputusan keuangan. Buku ini kemudian menawarkan kerangka model manajemen keuangan UMKM berkelanjutan, strategi pengelolaan keuangan yang adaptif, serta pemetaan masa depan manajemen keuangan UMKM di tengah perkembangan kecerdasan buatan, inovasi teknologi finansial, dan transformasi ekosistem ekonomi digital. Disusun melalui pendekatan konseptual dan aplikatif, buku ini menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi keuangan, pelaku UMKM, serta pengambil kebijakan dalam memahami dan mengembangkan sistem pengelolaan keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui integrasi literasi, inklusi, teknologi, dan prinsip keberlanjutan, buku ini menghadirkan landasan pengetahuan untuk membangun UMKM yang lebih mandiri, kompetitif, tangguh terhadap risiko, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.












Reviews
There are no reviews yet.